Easy BCD Logo

Easy BCD Logo

Hal seperti ini mungkin bukan hal asing bagi Anda. Namun, saya rasa banyak juga yang belum tahu bagaimana cara melakukannya. Dan kebetulan ada guru di sekolah saya yang bertanya. pertanyaannya seperti ini:

“Dik, kemarin kan Bapak install Ubuntu 9.04 dari kamu, terus tadi Bapak install Windows XP kog kog gag bisa booting ke Ubuntu ya? Kira-kira gimana itu permasalahannya, qm bisa gag bantu Bapak?”

Tentu saja bisa. Karena hal seperti ini bisa dikerjakan dan kerap kali saya lakukan untuk reparasi komputer, untuk mempermudah, saya buat artikel tetang manajemen bootloader.

OK. Kita lanjut lagi ke topik artikel ini. Sebelumnya saya ingin jelaskan terlebih dahulu apa yang saya maksud dengan daftar OS pada boot. Biasanya jika Anda menggunakan 2 operating system, misalkan Windows XP Professional dan Windows XP Home Edition, maka pada saat booting Anda akan menemukan 2 buah pilihan OS. Anda tinggal pilih, ingin logon ke Windows XP Professional atau Windows Home dengan memilih salah satu pilihan tadi.

Untuk melakukan manajemen boot Anda bisa menggunakan file boot.ini di root system Windows atau dengan fasilitas Startup dan Recovery bawaan Windows yang terdapat pada system properties. Namun, pada fasilitas tersebut, saya tidak menemukan tombol untuk melakukan edit terhadap konfigurasi boot (terutama Vista dan Windows 7). Anda hanya bisa melakukan perubahan terhadap default OS yang akan di load serta melakukan perubahan timeout saja. Untuk melakukan modifikasi terhadap konfigurasi boot pada Vista atau Windows 7, memang disediakan sebuah tool yaitu “Bcdedit”. Sayangnya, melakukan modifikasi boot melalui Bcdedit menurut saya terlalu advance.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut atau agar lebih mudah melakukan modifkasi (perubahan) konfigurasi boot pada dual OS XP dan Vista atau XP dan Windows 7 atau Windows Vista dan Windows 7, ada sebuah software yang bagus untuk melakukannya. Nama software untuk melakukan perubahan terhadap konfigurasi boot ini adalah EasyBCD. EasyBCD mempunyai fitur yang banyak untuk melakukan konfigurasi boot, mulai dari merubah default OS, Bootloader timeout, menghapus OS dari daftar boot, manjemen bootloader, melakukan diagnosis, dan masih banyak fitur-fitur lainnya. Cara menggunakannya pun saya rasa sangat mudah sekalipun Anda kurang ahli dibidang ini.

Selain itu, EasyBCD juga bisa mengenali partisi Linux. Anda bisa menambahkan OS Linux dalam daftar boot seperti yang ditanyakan oleh guru saya di atas. Saya telah mencoba menambah kan Ubuntu dalam daftar boot tersebut. Biasanya jika kita menggunakan dual boot Windows dan Ubuntu, Windows tidak akan mengenali partisi Ubuntu sama dengan kasus di atas. Untuk masuk ke desktop Ubuntu, kita bisa mengubah urutan boot dari BIOS yang tergolong agak ekstrim. Namun, dengan EasyBCD semuanya jadi terlihat mudah. Jika Anda ingin segera menggunakan EasyBCD, silakan download EasyBCD dengan klok tombol download di bawah ini.

Download Here

Download Here

 

Tutorial EasyBCD sekarang ini lebih saya tekankan kepada cara menghapus dan menambah sebuah operating system (OS) dari daftar boot dan juga cara menambahkan OS ke dalam daftar boot. Oleh karena itu, maka pada kali ini saya akan membahas masalah tersebut dengan menggunakan EasyBCD. Biar gag bertele-tele, berikut cara menghapus atau menambahkan OS ke daftar boot dengan EasyBCD:

  1. Buka EasyBCD. Jika Anda belum mempunyainya silahkan download dari link di atas.
  2. Pada jendela EasyBCD klik tombol “Add/Remove Entries” yang berada pada sisi sebelah kiri jendela.
Easy BCD - Add/Remove Entries

Easy BCD - Add/Remove Entries

3.   Kemudian pada sisi kanan jendela, Anda akan melihat beberapa OS pada daftar boot.

Melalu jendela inilah Anda nantinya bisa menghapus atau menambah OS ke daftar boot Anda. Pada jendela ini Anda bisa melihat 2 buah bagian yaitu Manage Existing Entries dan Add Entry. Pada bagian pertama Anda bisa menghapus entry OS dan merubah urutan OS dari daftar boot. Pada bagian Add Entries, Anda bisa menambahkan OS ke dalam daftra boot. Berikut saya berikan tutorial dari masing-masing fungsi tersebut.

Menghapus OS dari daftar boot
Untuk menghapus OS dari daftar boot ikuti langkah-langkah berikut

  1. Masih pada jendela yang sama, pilih salah satu OS yang ingin Anda hapus pada daftar yang tersedia dengan mengkliknya.
  2. Setelah itu klik, klik tombol Delete yang berada dibagian atas.
Easy BCD - Manage Existing Entries

Easy BCD - Manage Existing Entries

Selesai. Kini coba restart komputer Anda. Apakah OS yang telah Anda hapus masih kelihatan pada daftar boot? Bila Anda melakukan langkah ini dengan benar, maka Anda tidak akan lagi melihatnya.

Menambahkan OS ke daftar boot
Selain menghapus OS dari daftar boot, seperti yang saya sebutkan tadi, EasyBCD juga bisa menambahkan OS ke daftar boot. Misalkan Anda mengistall Ubuntu sebelum menginstall Windows 7 atau XP. Maka boot loader Windows 7 tidak akan mengenali Ubuntu. Untuk itu Anda harus menambahkan Ubuntu ke daftar boot. Untuk menambah OS ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kembali lagi ke jendela EasyBCD pada bagian Add/Remove Entries. Di bawah Manage Existing Entries tadi Anda bisa melihat Add Entris.
  2. Untuk menambahkan OS Linux dalam contoh ini saya memakai Ubuntu, klik tab Linux. Jika ingin menambahkan OS lain selain Linux, Anda bisa mengklik masing-masing tab sesuai dengan jenis OS yang ingin Anda tambahkan.
  3. Pada tab Linux ini, pilih Grub pada input Type. Kemudian berikan nama pada OS tersebut agar gampang dikenali melalui input Name. Misalnya Ubuntu 9.10.
  4. Lalu pada Drive, pilih partisi Anda yang sudah terinstall dengan Ubuntu. Dalam komputer saya, saya memilih Partition 2 (Linux Native 14GB).
Easy BCD - Add an Entry

Easy BCD - Add an Entry

5.   Kemudian klik tombol Add Entry. Setelah itu Anda akan melihat Ubuntu telah berada pada daftar Manage Existing Entries.

Sekarang restart komputer. Pada saat boot cobalah memilih OS yang Anda tambahkan tadi. Apakah Anda bisa masuk ke OS tersebut? Jika ya berarti semuanya berjalan dengan baik. Jika tidak, coba periksa partisi yang Anda pilih tadi, dan cobalah lakukan diagnosa kesalahan.

Sekian cara menambahkan OS kedalam daftar boot sekaligus cara menghapus OS dari daftar boot. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Softcopy dari tutorial ini dapat Anda peroleh dengan klik tombol download di bawah ini

Download Here

Download Here

 

 

“Tutorial ini didedikasikan untuk salah seorang guru di sekolah saya, beliau Bapak Andi Andriatmoko”

Selamat bereksperimen ya pak

^_^